Rabu, 04 Mei 2011

Cerita di Balik Penemuan-penemuan IlmiahCerita di Balik Penemuan-penemuan Ilmiah


Cerita di balik karya-karya besar para saintis menarik untuk dikaji. Sebuah cerita dapat menjadi inspirasi dan motivasi dalam berkarya. Ada satu hal yang menarik dari cerita-cerita di balik penemuan besar di bidang sains. Ternyata, tidak selamanya sesuatu yang hebat dilatarbelakangi oleh sesuatu yang luar biasa, diantaranya ada yang "hanya" disebabkan oleh ketidaksengajaan.

Daniel E. Koshland Jr., seorang profesor Biokimia molekuler dan Biologi sel di University of California, dalam artikelnya membagi proses-proses penemuan ilmiah menjadi tiga kategori (Science vol. 317, hal. 761). Kategori tersebut adalah "Charge, Challenge, dan Chance", yang kemudian disebutnya dengan teori Cha-Cha-Cha. Penemuan yang termasuk dalam kategori Charge merupakan penemuan-penemuan yang didasarkan pada masalah-masalah yang sudah jelas namun belum ada penyelesaiannya atau penjelasannya secara ilmiah. Koshland memberikan contoh untuk kategori ini adalah penemuan teori gravitasi oleh Newton. Semua orang pada saat itu tentu tahu bahwa benda akan selalu jatuh ke bawah, namun tidak tahu bagaimana hal itu dapat terjadi. Setiap orang dapat saja mengalami hal yang sama dengan Newton, melihat buah apel jatuh dari pohon, tetapi tidak menyadari di balik kejadian itu ada suatu teori besar yang bisa muncul.

Kategori kedua, Challenge merupakan penemuan yang muncul sebagai hasil dari adanya pertentangan atau anomali-anomali yang muncul dari suatu teori yang telah ada. Temuan manusia tidak ada yang sempurna, hal inilah yang menyebabkan bagaimana suatu ilmu dan teori dapat berkembang. Seorang saintis sejati akan tertantang untuk mencari penjelasan dan penyelesaian terhadap anomali dan pertentangan yang ada, dia akan berusaha untuk mencarinya. Contoh penemuan jenis ini adalah penemuan teori atom oleh Niels Bohr. Bohr melihat kelemahan-kelemahan pada teori atom Dalton dan Thomson yang telah ada sebelumnya. Selanjutnya melalui serangkaian pengamatan Bohr menelurkan teori baru tentang struktur atom yang dapat memperbaiki kekurangan dari teori yang telah ada. Demikianlah, suatu teori akan selalu mengalami penyempurnaan selama masih ditemui kelemahan seiring perkembangan zaman. Suatu teori dapat diyakini kebenarannya pada suatu kurun waktu tertentu dan bisa saja di waktu berikutnya tidak akan relevan lagi karena adanya teori baru yang lebih baik. Suatu teori dari hasil pemikiran manusia bersifat relatif dan tentatif, yang absolut dan pasti hanyalah ilmu dan kebenaran dari Tuhan.

Kategori yang ketiga dari teori Cha-Cha-Cha adalah Chance, merupakan penemuan-penemuan yang terjadi karena ketidaksengajaan, ada unsur "kecelakaan", biasa disebut dengan serendipity. Penemuan jenis ini hanya dapat dilakukan oleh para saintis yang memiliki "pikiran yang siap", demikian Louis Pasteur menjelaskannya. Yang termasuk kategori ini misalnya penemuan Teflon oleh Roy J. Plunkett, sinar-X oleh W.C. Rontgen, dan termasuk penemuan sifat optis aktif oleh Louis Pasteur.

Terkait dengan kategori yang ketiga ini, ternyata banyak para saintis yang mengakui sendiri adanya serendipity dalam karya-karyanya. Royston M. Robert menulis sebuah buku yang mengumpulkan berbagai penemuan di bidang sains yang didasari oleh serendipity. Royston membagi penemuan atas ketidaksengajaan ini menjadi dua, yaitu serendipity (sejati) dan serendipity semu (pseudoserendipity). Penemuan yang termasuk kategori serendipity merupakan penemuan yang murni karena ketidaksengajaan, penemuan atas hal-hal yang sebenarnya tidak sedang dicari. Sedangkan pseudoserendipity merupakan penemuan yang tidak disengaja atas sesuatu yang sedang dicari.

Seperti telah disebutkan di atas, salah satu contoh penemuan yang bernuansa serendipity adalah penemuan Teflon. Penemuan Teflon ini dimulai ketika Dr. Plunkett (ahli kimia Du Pont) sedang mencari suatu bahan pendingin yang tidak beracun. Pada suatu hari Plunkett membuka tangki yang berisi gas tetrafluoroetilen, berharap untuk dapat membuat bahan pendingin yang dicarinya. Tetapi Plunkett dan asistennya, Jack Rebok heran karena tidak ada gas yang keluar. Padahal dari berat tangki menunjukkan tangki itu seharusnya penuh dengan fluorokarbon dalam bentuk gas. Bukannya membuang tangki dan mengambil tangki lain untuk melanjutkan penelitian bahan pendinginnya, Plunkett justru memutuskan untuk memuaskan rasa ingin tahunya. Setelah memutuskan bahwa kesalahan tidak terletak pada katupnya, ia menggergaji tangki hingga terbuka dan melihat dalamnya. Di dalam tangki itu dia menemukan bubuk warna putih seperti lilin dan, sebagai seorang ahli kimia, ia menyadari hal tersebut pasti ada artinya. Molekul-molekul gas tetrafluoroetilen mengalami polimerisasi sampai pada tingkat tertentu sehingga molekul-molekul tersebut menjadi zat padat. Terdorong oleh penemuannya yang secara kebetulan dan oleh sifat-sifat polimer yang luar biasa ini, Plunkett dan para ahli kimia Du Pont segera menemukan cara untuk menghasilkan "politetrafluoroetilen" .

Royston memberikan contoh untuk temuan pseudoserendipity adalah penemuan proses vulkanisasi karet oleh Charles Goodyear. Proses ini ditemukan ketika Goodyear secara tak sengaja menjatuhkan campuran karet dan belerang ke sebuah kompor yang panas. Sebenarnya sudah lama Goodyear melakukan pencarian agar karet menjadi sesuatu yang berguna. Contoh lain adalah penemuan cara mengukur volume benda tak beraturan oleh Archimedes. Penemuan ini terjadi pada saat Archimedes berada di sebuah tempat pemandian umum, ketika dilihatnya air melimpah keluar dari bak mandi saat ia masuk ke dalamnya. Ia menyadari bahwa volume limpahan air itu sama dengan jumlah anggota badannya yang dimasukkan ke dalam air. Begitu mendapatkan idenya, dia segera keluar dari bak mandi dan lari dalam keadaan telanjang sambil berseru "Eureka!" Pada saat itu sebenarnya Archimedes sedang mendapatkan tugas dari raja bagaimana mengetahui logam dasar sebuah mahkota raja. Demikian pula halnya ketika Alfred Nobel melihat tetesan gliserin yang tak sengaja jatuh ke dalam bahan pengepakan berpori sebagai suatu larutan yang mungkin bersifat mudah meledak yang selama itu dicari-carinya. Semua muncul dari ketidaksengajaan.

Mungkin saja kita akan mengalami suatu serendity, oleh karena itu tetaplah selalu dengan "the prepared mind" – pikiran yang siap untuk menerima dan menganalisis serendipity menjadi suatu hal yang bermanfaat. Namun, suatu penemuan besar tidak hanya muncul dari satu momen "eureka" saja. Ada jalan panjang untuk mewujudkan suatu teori. Sebagaimana Newton, untuk memantapkan teori gravitasinya dia mengembangkan kalkulus dan hukum-hukum fisika yang disusun dalam karya besarnya "Principia" (Science vol. 317, hal. 762)

sumber : http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/berita/cerita_di_balik_penemuan_penemuan_ilmiah/

Kamis, 23 Desember 2010

Dapatkan Booklet Gratis Disini.

Saya sedang mempersiakan Booklet gratis buat temen - temen kesehatan terutama buat temen sejawat atau seprofesi Analis Kesehatan. Booklet ini nantinya bisa di unduh di internet, jikalau ada pemesanan juga bisa saya kirim ke tempat tujuan (mungkin ada biayanya ya... jadi unduh aja deh di sini, gratis nanti di print sendiri...), cuma - cuma bukan berarti asal - asalan. Insa'allah isi materinya bermanfaat, terutama buat para pelaksana laboratorium sebagai penunjang diagnosa.

Booklet tersebut nantinya berupa paparan tentang penyakit, jika di mudahkan jalannya mungkin akan disertakan penjelasan dari dokternya. Jika ada temen - temen yang mau ikut membuat Booklet semacam ini, bisa kita bareng - bareng nyusunnya.

Kita tunggu aja, gimana sih Bookletnya..
Support selalu... salam Analis..

Silahkan Kawan Analis Cek Kumpulan Artikel Disini, Untuk Komentar, Kritikan dan Saran kirim ke Redaksi Neogenesis di neogenesis_05@yahoo.com

Jaga Ginjal Kita

Ginjal merupakan suatu organ penting dalam tubuh kita. Keberadaannya sangat penting dikarenakan organ tersebut berfungsi menyaring seluruh cairan tubuh yang masuk kedalam tubuh kita.

Perhatikanlah Ginjal kita, jangan sampai kerja Ginjal kita terlalu berat. Perbaiki pola hidup kita dengan minum air 2 liter/hari. Dengan begitu Anda telah memanjakan ginjal Anda.

Ginjal sendiri merupakan satu – satunya organ dalam tubuh kita yang berfungsi menyaring. Bentuknya seperti biji kacang, terdapat dua buah ginjal sebelah kanan dan kiri dengan letak di bawah usus.

Berperilaku buruk atau pola hidup kita buruk dengan mengabaikan minum air mineral setiap harinya akan memperberat kerja ginjal kita. Lihatlah air seni kita setiap buang air kecil, apa warna kencing Anda? Urine yang bagus jika warnanya kuning muda dan jernih artinya tidak ada kekeruhan di air seni.

Langkah yang tepat adalah perbaiki pola hidup Anda agar ginjal Anda berfungsi dengan selayaknya, dan menemani Anda hingga tutup usia.
Pahami kinerja Ginjal Anda, dan kenali segala resiko dan pencegahannya disini. Dwownload Artikel

Demam Tifoid dan Pemeriksaannya

Ini merupakan sebuah Booklet/catatan kecil dari saya. Terimalah persembahan saya buat kawan seprofesi, walaupun sedikit informasi, mudah - mudahan bermanfaat. Booklet ini secara khusus memberitahukan tentang penyakit tifus yang sering terjadi di negara kita, dikarenakan negara kita adalah gudangnya. Untuk memahami secara menyeluruh, silahkan di baca dan berikanlah informasi kepada teman, saudara yang lain, tentang tifus ini.

Silahkan download linknya disini Demam tifoid.

Penyakit tifus atau demam tifoid merupakan infeksi berat pada usus yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Seseorang dapat terinfeksi jika kontak dengan manusia atau jika makanan dan minuman yang dikonsumsi terkontaminasi dikarenakan penanganannya yang tidak bersih.

Gejala tifus dapat timbul tergantung dari banyaknya bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Proses kerja bakteri ini lumayan cepat yaitu 24 – 72 jam setelah masuk kedalam tubuh. Pada mulanya belum menimbulkan gejala, namun bakteri telah mencapai organ – organ hati, kandung empedu, limpa, sumsum tulang dan ginjal. Rentang waktu antara masuknya kuman sampai dengan timbulnya gejala penyakit, sekitar 7 hari. Gejalanya akan timbul setelah 3 sampai 60 hari. Pada masa – masa itulah kuman akan menyebar dan berkembang biak. Organ tubuh lalu merangsang sel darah putih mengeluarkan zat interleukin. Zat inilah yang akan merangsang terjadinya gejala demam. Kuman yang masuk ke hati akan masuk kembali dalam peredaran darah dan menyebar ke organ tubuh lainnya. Namun tidak seluruh bakteri Salmonella typhi dapat menyebabkan demam tifoid. Saat kuman masuk, tubuh berupaya memberantas kuman dengan berbagai cara. Misalnya, asam lambung berupaya menghancurkan bakteri, sementara gerakan lambung berupaya mengeluarkan bakteri. Jika berhasil, orang tersebut akan terhindar dari demam tifoid.

Download artikelnya disini

jika ada saran silahkan kirim lewat e mail saya : imadanalis@gmail.com

Diabetes serta anjuran pemeriksaannya

Diabetes merupakan suatu keadaan dimana kadar gula dalam darah meningkat. Ciri - ciri umum yang terkena diabetes seperti cepat lelah, penglihatan kabur, sering buang air kecil di malam hari, terus menerus merasa lapar dan haus dan meningkatnya kadar gula dalam darah dan urine.
Diabetes sendiri meningkat di kawasan Asia karena pola makan yang berubah sangat drastis. Siapapun akan merasa khawatir dengan keadaan ini, jika terlambat terdiagnosa sedangkan kadar gula dalam darah sudah tidak mampu terkontrol oleh insulin maka keadaannya yang akan lain.

Misalkan jika kadar gula dalam darah meningkat dan terjadi sudah beberapa tahun tanpa pengobatan dan kontrol secara teratur, berhati - hatilah dengan luka sekecil apapun. Luka tersebut akan sulit sembuh karena kadar gula darah mempengaruhi proses penyembuhannya. Dalam keadaan lanjut, gula dapat memicu stroke.
jadi sebelum terlambat periksakan diri Anda kepada dokter, namun untuk sekedar pengetahuan silahkan baca artikel yang saya buat, apa itu Kadar Gula darah?, pemeriksaannya Meliputi apa saja? dan sekarang sudah ada alat bantu untuk penderita Diabetes agar mudah mengontrolnya setiap saat.

Download Artikelnya disini

Sabtu, 09 Oktober 2010

Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan

Misteri hilangnya banyak kapal laut dan pesawat terbang di wilayah perairan bernama Segitiga Bermuda, kini tersingkap sudah. Tak ada lagi teori tentang pesawat luar angkasa/alien, anomali waktu, piramida raksasa bangsa Atlantis, atau fenomena meteorologis.

"Segitiga Bermuda adalah sebuah fenomena gas akut biasa," demikian diungkap situs Salem-News.com.

Gas alam, sama seperti gas yang dihasilkan oleh air mendidih, terutama gas metana, adalah tersangka utama di balik hilangnya beberapa pesawat terbang dan kapal laut.

Bukti dari penemuan yang membawa sudut pandang baru terhadap misteri yang menghantui dunia selama bertahun-tahun itu tertuang dalam laporan American Journal of Physics.

Professor Joseph Monaghan meneliti hipotesis itu ditemani oleh David May di Monash University, Melbourne, Australia.

Dua hipotesis dari penelitian itu adalah balon-balon raksasa gas metana keluar dari dasar lautan yang menyebabkan sebagian besar, untuk tidak mengatakan semua, kecelakaan misterius di lokasi itu.

Ivan T. Sanderson sebenarnya telah mengidentifikasi sona-sona misterius selama tahun 1960-an. Sanderson bahkan menggambarkan sebenarnya zona-zona misterius itu lebih berbentuk seperti ketupat ketimbang segitiga.

Sanderson menemukan bahwa bukan saja Segitiga Bermuda tetapi Laut Jepang dan Laut Utara adalah dua area tempat kejadian misterius sering terjadi.

Para Oseanograf yang menjelajah di dasar laut Segitiga Bermuda dan Laut Utara, wilayah di antara Eropa daratan dan Inggris melaporkan menemukan banyak kandungan metana dan situs-situs bekas longsoran.

Berangkat dari keterkaitan itu dan data-data yang tersedia dua peneliti itu menggambarkan apa yang terjadi jika sebuah balon metana raksasa meledak dari dasar laut.

Metana, yang biasanya membeku di bawah lapisan bebatuan bawah tanah, bisa keluar dan berubah menjadi balon gas yang membesar secara geometris ketika ia bergerak ke atas.

Ketika mencapai permukaan air balon berisi gas itu akan terus membesar ke atas dan ke luar.

Setiap kapal yang terperangkap di dalam balon gas raksasa itu akan langsung goyah, kehilangan daya apung dan tertarik jatuh ke dasar lautan. Jika balon itu cukup besar dan memiliki kepadatan yang cukup, maka pesawat terbang pun bisa dihantam jatuh olehnya.

Pesawat terbang yang terjebak di balon metana raksasa, berkemungkinan mengalami kerusakan mesin karena diselimuti oleh metana dan segera kehilangan daya angkatnya.

sumber : gatra.com

Kamis, 17 September 2009

BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)

BANK DARAH RUMAH SAKIT (BDRS)


Sebuah moment masih ku ingat ketika sedang berangkat ke tempat kerja. Ya, saat itu seorang ibu yang mulai naik ke mobil angkot, langsung duduk dengan manisnya. Beberapa saat setelah itu, sebuah pertanyaan terlontar kepada ku.

: Pak dines dimana ayena?

: Di Bank Darah Bu,

: Ough, anak ibu oge damel di Bank Mega, ayena sabaraha % bungana?

: Totew !@#$%!! Ini ngak nyambung banget (pikirku).

“Bank Darah” aneh juga kedengarannya ada Bank di Rumah Sakit, (bagi yang belum tahu) tentunya. Wah gawat tuch!!! Ini penting lho untuk diketahui apalagi bagi sobat analis, biar gak ketinggalan informasi.

Unit pelayanan rumah sakit yang menyimpan dan menyediakan darah untuk pasien rumah sakit disebut Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Sehingga lokasi dan pengelolanya adalah petugas rumah sakit. Fungsi Bank Darah sebagai tempat menyimpan darah dan mendekatkan pendistribusiannya kepada pasien untuk transfusi darah.

Sebelumnya, darah diperoleh dari unit penyedia darah transfusi/Unit Transfusi Darah (UTD). Darah yang disediakan adalah darah yang aman dari penyakit menular, berkualitas dan efektif; yaitu darah yang dapat mengkoreksi/memperbaiki keadaan pasien dan diperoleh dengan mudah, tepat waktu dan sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. ...........Nahh, sekarang mulai toch ada gambaran??? Siiip lah, tapi tidak cukup dengan mengetahui hal itu saja.

Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) juga mempunyai beberapa tugas, yaitu:

  1. Menerima darah yang sudah diuji saring terhadap Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) dari Unit Transfusi Darah,
  2. Menyimpan darah,
  3. Melakukan uji cocok serasi/crossmatch darah pasien dan donor,
  4. Menyerahkan darah yang cocok, untuk pasien kepada petugas rumah sakit dengan metode cold chain/rantai dingin.

Sobat 100% analis,

Pemeriksaan darah dilaboratorium patologi klinik berbeda dengan pemeriksaan darah di laboratorium BDRS. Pemeriksaan darah di laboratorium BDRS dilakukan untuk mengetahui cocok tidaknya darah pasien dengan darah donor. Sehingga tidak terjadi reaksi transfusi yang berbahaya. Pemeriksaan IMLTD hanya dilakukan untuk menentukan reaktif/nonreaktifnya darah terhadap penyakit (pemeriksaan IMLTD di Indonesia untuk saat ini meliputi; HCV, HBSAg, Sipilis, HIV). Jadi bukan bertujuan untuk diagnosa penyakit.

Ya, bagi kamu sobat analis yang mau jadi analis BDRS, u must be know the basic knowledge about :

  1. Teknologi Transfusi Darah,
  2. Serologi golongan darah/Immunohematologi,
  3. Kendali mutu,
  4. Dokumentasi (pencatatan, pelaporan, pelacakan).

Alangkah baiknya pula, memiliki kompetensi yang tidak hanya dibuktikan dengan sertifikat, tetapi mampu dan terampil melaksanakan penyimpanan darah, pendistribusian darah, termasuk uji cocok serasi/crossmatch.

Alhamdulillaah... Sekian dulu aja sobat sharing nya kami tunggu tanggapan dan masukannya, mudah-mudahan apa yang telah disampaikan ini bermanfaat. amin

Ups! Bagi yang membutuhkan informasi lebih lengkap, mail ke neogenesis_05@yahoo.com